BLORA, (blora-ekspres.com) – Sebanyak 15 kepala keluarga (KK) di Dukuh Delok, Desa Tanggel, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, hingga kini belum memiliki meteran listrik sendiri. Mereka masih mengandalkan sambungan listrik dari tetangga dan berharap mendapat fasilitas pemasangan listrik bersubsidi agar bisa menikmati layanan listrik secara mandiri.
Kepala Desa Tanggel, Sumariyanto, membenarkan bahwa dari total 17 KK di Dukuh Delok, baru dua keluarga yang memiliki meteran listrik sendiri. Menurutnya, sebagian besar warga belum bersedia memasang meteran karena daya listrik yang tersedia saat ini 900 VA, sementara mereka berharap ada pilihan pemasangan bersubsidi.
“Mereka mau pasang kalau ada yang bersubsidi,” ujar Sumariyanto, melalui sambungan seluler, Sabtu (17/10/2026).
Sumariyanto menjelaskan, Dukuh Delok merupakan wilayah yang relatif terpencil dan jauh dari pusat kota. Akses menuju pedukuhan tersebut juga tidak mudah karena warga harus melewati medan yang cukup terjal. Kondisi geografis itu turut menjadi tantangan dalam pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
Sumariyanto menyebut, pembangunan jalan menuju Dukuh Delok selama ini masih sangat terbatas. Saat dirinya menjabat kepala desa, pembangunan jalan berupa makadam baru pernah dilakukan satu kali.
“Sekali saya makadam menuju Dukuh Delok,” kata Sumariyanto.
Sebelum jaringan listrik masuk, warga Dukuh Delok harus menggunakan penerangan seadanya. Akses listrik baru mulai tersedia setelah usulan Pemerintah Desa Tanggel terealisasi pada 2023 melalui pembangunan jaringan tiang listrik.
Namun, masuknya jaringan listrik belum membuat seluruh warga memiliki sambungan sendiri. Dari 17 KK yang tinggal di dukuh tersebut, sebanyak 15 KK masih menumpang listrik tetangga.
Sumariyanto berharap pemerintah daerah dapat membantu memfasilitasi kebutuhan warga, terutama terkait akses pemasangan meteran listrik bersubsidi bagi keluarga yang memenuhi persyaratan. Menurutnya, dukungan tersebut diperlukan agar semakin banyak warga dapat menikmati listrik secara mandiri.
“Kami berharap ada fasilitasi dari pemerintah daerah agar warga yang membutuhkan bisa mendapatkan akses pemasangan listrik sesuai ketentuan,” ujar Sumariyanto.
Sementara itu, Camat Randublatung, Tarkun, mengatakan pihak kecamatan telah mengusulkan pembangunan infrastruktur kelistrikan untuk wilayah Desa Tanggel kepada Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Kabupaten Blora. Ia berharap usulan tersebut dapat ditindaklanjuti sehingga kebutuhan masyarakat bisa terakomodasi.
“Kita sudah usulkan, semoga terealisasi,” kata Tarkun.
Adapun pemasangan listrik bersubsidi tidak otomatis berlaku bagi seluruh warga. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi rumah tangga yang memenuhi kriteria, khususnya masyarakat tidak mampu atau prasejahtera, sesuai ketentuan program yang berlaku.
Karena itu, warga Dukuh Delok yang membutuhkan pemasangan listrik bersubsidi perlu memastikan status kelayakan dan persyaratan administrasinya melalui pemerintah desa serta instansi atau penyedia layanan terkait. Dengan begitu, usulan bantuan dapat diarahkan kepada keluarga yang benar-benar memenuhi kriteria.











