Berita

Jaga Prestasi, 37 Atlet Blora Siap Tempur di PORPROV Jateng 2026

×

Jaga Prestasi, 37 Atlet Blora Siap Tempur di PORPROV Jateng 2026

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Kontingen Kabupaten Blora menghadapi tantangan mempertahankan posisi keenam pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Tengah XVII Tahun 2026. Sebanyak 237 atlet disiapkan untuk bertanding di 37 cabang olahraga (cabor), dengan dukungan 69 pelatih dan 45 official.

Target tersebut ditegaskan Ketua KONI Kabupaten Blora, Setiyono, dalam laporan kesiapan kontingen pada upacara pelepasan yang dipimpin Bupati Blora Arief Rohman di halaman Kantor Bupati Blora, Rabu (21/10/2026).

Setiyono menyebut capaian PORPROV Jawa Tengah XVI Tahun 2023 di Pati Raya menjadi pijakan bagi Blora untuk kembali bersaing dalam perebutan posisi terbaik di tingkat provinsi.

“Target PORPROV Jawa Tengah XVII Tahun 2026 di Semarang Raya, Kabupaten Blora mempertahankan peringkat 6,” ungkap Setiyono.

Pada penyelenggaraan sebelumnya, Blora berhasil menempati peringkat keenam dengan perolehan 39 medali emas, 43 medali perak, dan 41 medali perunggu. Total 123 medali tersebut menjadi catatan prestasi yang ingin dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada kompetisi tahun ini.

Untuk memenuhi target itu, terang Setiyono, kontingen harus menjaga konsistensi penampilan di berbagai cabang olahraga. Persaingan diperkirakan berlangsung ketat karena PORPROV Jawa Tengah XVII diikuti atlet dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Ajang yang mengusung tema “Ngopeni Nglakoni Menuju Puncak Prestasi Jawa Tengah” tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026. Secara keseluruhan, kompetisi melibatkan 7.990 atlet serta 1.911 pelatih dan official, dengan 58 cabang olahraga dan 830 nomor pertandingan.

Pelaksanaan PORPROV dipusatkan di wilayah Semarang Raya, meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Demak. Selain itu, Kabupaten Blora, Kabupaten Pati, dan Kota Surakarta menjadi daerah pelaksana di luar kawasan tersebut.

Berdasarkan laporan kontingen, atlet Blora akan bertanding di sejumlah lokasi sesuai cabang olahraga yang diikuti. Sebanyak 17 cabor berlangsung di Kota Semarang, empat cabor di Kabupaten Semarang, delapan cabor di Kota Salatiga, lima cabor di Kabupaten Kendal, dan tiga cabor di Kabupaten Demak.

Sementara itu, masing-masing satu cabang olahraga dilaksanakan di Kabupaten Pati dan Kabupaten Blora. Blora menjadi tuan rumah untuk cabang olahraga aeromodelling.

Sebaran lokasi pertandingan tersebut menuntut kesiapan teknis dan koordinasi yang baik antara atlet, pelatih, official, serta pengurus kontingen. Selain persiapan menghadapi lawan, pengaturan mobilitas, kondisi fisik, dan pemulihan atlet juga menjadi faktor penting selama kompetisi berlangsung.

Dengan komposisi 351 personel, KONI Blora diharapkan mampu memastikan seluruh atlet mendapatkan pendampingan sesuai kebutuhan cabang olahraga masing-masing.

Bupati Blora Arief Rohman menyatakan dukungannya terhadap perjuangan kontingen untuk mempertahankan prestasi daerah. Ia mengapresiasi kerja KONI, pelatih, official, dan para atlet yang telah menjalani persiapan sebelum berlaga.

“Tahun ini, target kita adalah mempertahankan peringkat keenam. Saya berharap seluruh atlet dapat berjuang maksimal, menjaga semangat, dan berusaha meraih prestasi terbaik, bahkan melampaui capaian sebelumnya,” tegas Mas Arief, sapaan akrab Bupati Blora.

Mas Arief juga meminta atlet menjaga disiplin, kepercayaan diri, dan sportivitas selama pertandingan. Menurutnya, perjuangan kontingen bukan hanya untuk mengejar medali, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Blora.

“Bertandinglah dengan penuh semangat, disiplin, dan percaya diri. Junjung tinggi sportivitas, hormati lawan, serta patuhi aturan pertandingan,” pesan Mas Arief.

Sebagai bentuk dukungan terhadap atlet berprestasi, Mas Arief turut menyampaikan bahwa bonus bagi peraih medali tetap diupayakan, dengan besaran minimal menyamai bonus pada penyelenggaraan sebelumnya dan kemungkinan peningkatan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

“Insya Allah tetap ada bonus. Minimal sama seperti tahun kemarin, syukur-syukur bisa naik. Semoga keuangan daerahnya mampu,” pungkas Mas Arief.***