Arief Buka-bukaan Alasan Pilih PDIP

BLORA, (blora-ekspres.com) – Pasangan Arief Rohman – Tri Yuli Setyowati (ARTYS) pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati telah resmi mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  dan DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sejak Rabu (19/02/2020) silam.

Arief Rohman sebagai kader terbaik dari PKB turut meramaikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Blora 2020 melalui PDIP.

Saat ditemui sejumlah media Arief Rohman mengungkapkan bergabung dengan partai bergambar kepala banteng moncong putih ini memiliki alasan tersendiri.

“Banyak mas alasanya, pertama karena PDIP adalah partai pemenang dan terbesar, mulai dari pusat hingga daerah, Di jawa tengah sendiri Gubernurnya juga dari PDIP,” ucap Arief saat ditemui di rumah dinasnya, Selasa (03/03/2020).

Permasalahan di Kabupaten Blora yang begitu banyak. Seperti halnya, tingginya angka kemiskinan, infrastruktur jalan yang begitu parah dan wisata alamnya yang belum tersentuh menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintahan yang akan datang.

“Ini yang akan menjadi prioritas utama nantinya. Dan hanya bersama partai besar seperti PDIP yang bisa mengatasinya,” tegasnya.

Di samping infrastruktur, yang tak kalah pentingnya pembangunan dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Masyarakat (SDM). “SDM ini penting untuk ditingkatkan, bagaimana mau maju kalau SDM kita tidak berkualitas,” ujarnya.

“Kalau kita hanya pembangunan insfrastruktur tanpa didampingi pembangunan SDM maka akan percuma infrastruktur tersebut. Namun, sebaliknya jika pembangunan SDMnya bagus insya allah pembangunan infrastruktur akan tergaja,” ujar Wakil Bupati.

Menurutnya betapapun infrastruktur sudah tersedia, bahkan akan terus dibangun, pastinya peningkatan kualitas SDM layak mengikutinya supaya kita menjadi tidak pasif, melainkan aktif dan selalu beradaptasi dengan era percepatan zaman seiring daya saing.

Menurut mas Arief sapaan akrabnya, hanya bisa diatasi dengan bergabung bersama PDIP. Karena mulai dari Presidenya PDIP, Gubernur Jawa Tengah juga PDIP.

Secara logika lanjut Arief, jadi nantinya pemerintah Kabupatenya nanti dari PDIP akan lebih untuk berkoordinasi.

“Ya, secara logikanya seperti itu, jadi itulah mengapa saya memilih PDIP sebagai pasangan saya,”imbuh mas Arief dengan senyum khasnya.

Perlu diketahui, pasca turunya rekomendasi DPP PDIP dan DPP PKB hingga saat sudah ada empat partai lain yeng gabung berkoalisi. Yaitu, PKB, PDIP, GOLKAR dan PKS.***(Red/Ely)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.