Askab Blora Raker, Lahirkan Program Kemajuan Sepak Bola

BLORA, BE – Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Blora melaksanakan rapat kerja (raker) perdana yang dilaksanakan di Sekertariat Askab PSSI Blora, Sabtu (18/01/2020).

Ketua Askab PSSI Blora, Mukti Dwi Wahyu Rianto dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat kerja ini kami laksanakan untuk membahas program kerja tahun 2020 sehingga kedepannya pembinaan sepak bola di Kabupaten Blora lebih baik.

“Kami ingin lebih memperbaiki persepakbolaan di Blora kedepannya bisa mencapai level nasional seperti harapan kita bersama,” harap Antok panggilan aktrab Mukti Dwi Wahyu Rianto.

Melalui raker ini, lanjut Antok, dapat melahirkan program-program baru untuk kemajuan sepak bola Blora, sekaligus mencari solusi terkait permasalahan dalam pengelolaan sepak bola daerah.

Ada beberapa point penting yang perlu dibahas dalam Raker tersebut. Diantaranya, menggulirkan kompetisi berjenjang sesuai agenda Asosiasi Provinsi (Asprov) yang selaras dengan target KONI serta pembentukan tim untuk agenda Asprov dan Porprov.

Selain itu Raker juga membahas terkait rencana pembentukan akademi pemain dimulai kelompok usia 15, serta menggelar kompetisi internal U-19 dengan format 2 zona dan mengupayakan Persikaba bisa ikut tampil di liga 3.

Jajaran pengurus berfoto foto bareng seusai raker perdana

Antok juga berharap, raker tersebut dapat menjadi forum yang bisa mempertemukan pemikiran serta ide brilian, termasuk melakukan inventarisasi club-club sepakbola dan anggota PSSI Blora.

“Kami berharap, club-club sepakbola dan anggota PSSI Blora makukan pembenahan baik aspek manajemen club maupun pembinaan usia dini.

Antok juga berjanji akan kembali galakkan kompetisi disemua jenjang dan lakukan upaya sertifikasi pelatih dan wasit dalam upaya peningkatan kualitas, termasuk pada Futsal dan Sepakbola Wanita.

“Saya tegaskan agar kita menjaga komitmen untuk mensukseskan organisasi dan tetap pada tujuan memajukan Sepakbola daerah.”harap Antok.

Disamping itu raker juga membahas terkaitpeningkatan sumberdaya manusia. Terutama para perangkat pertandingan khususnya Wasit dan Pengawas pertandingan agar profesiona di lapangan.

”Kita juga bicarakan hal lain yang tak kalah pentingnya adalah peningkatan sumberdaya manusia. Terutama para perangkat pertandingan, akan kita dorong untuk mengikut kepelatihan yang berjenjang,” pungkas pria berdomisili Cepu tersebut.***(Ely)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *