Klub Sekolah Sepak Bola Gelar Pertandingan Segitiga di Blora

BLORA, (blora-ekspres.com) – Dua klub sekolah sepak bola (SSB) dari Blora dan satu klub SSB dari Rembang U-14 menggelar pertandingan segitiga dengan menggunakan ukuran lapangan besar sekaligus sebagai sparing partner.

Ketiga klub SSB tersebut diantara SSB Putra Bhayangkara FC Blora, SSB Cepu Putra dan SSB Private FC Rembang. Pertandingan dilakukan di lapangan sepak bola Kunden, Blora, Minggu (21/06/2020).

Dipertandingan pertama mempertemukan tuan rumah SSB Putra Bhayangkara FC Blora melawan SSB Private FC Rembang. Pertandingan berhasil dimenangkan SSB Private FC Rembang dengan skor 0-3.

Pada pertandingan kedua, mempertemukan SSB Private FC Rembang vs SSB Cepu Putra. Pertandingan dengan skor akhir 0-1, dimenangkan SSB Cepu Putra.

Dipertandingan terakhir. Lagi-lagi, tim tuan rumah SSB Putra Bhayangkara FC Blora harus mengakui keunggulan lawannya SSB Cepu Putra dengan skor 0-2.

Selain pertandingan U-14, juga menggelar pertandingan segitiga U-11 yang diikuti oleh tuan rumah SSB Putra Bhayangkara FC Blora, SSB Cahaya Muda FC Jepon, Blora dan SSB Cepu Putra.

.SSB Putra Bhayangkara FC Blora U-11 harus mengakui keunggulan lawannya SSB Cahaya Muda FC Jepon U-11 dengan skor tipis 3-2 dalam sparing partner segitiga (Foto : Dok/blora-ekspres.com)
SSB Putra Bhayangkara FC Blora U-11 harus mengakui keunggulan lawannya SSB Cahaya Muda FC Jepon U-11 dengan skor tipis 3-2 dalam sparing partner segitiga di lapangan Kunden, Blora (Foto: Dok/Ely)

 

Di laga pertama di hari yang sama, pertandingan segitiga U-11 yang digelar dengan menggunakan setengah lapangan kontra SSB Cepu Putra, SSB Putra Bhayangkara FC Blora menang dengan skor 3-1.

Dipertandingan kedua, tim SSB Cepu Putra kembali menelan kekalahan dari lawannya tim SSB Cahaya Muda FC Jepon dengan skor 3-1.

Pada pertandingan terakhir sparing partner segitiga U-11, pada duel kedua tim tuan rumah SSB Putra Bhayangkara FC Blora harus mengakui keunggulan lawannya SSB Cahaya Muda FC Jepon dengan skor tipis 3-2.

Kepada media ini, pelatih kiper SSB Putra Bhayangkara FC Blora, Wawan Tejo menyebutkan, pertandingan segitiga ini bukan mencari kemenagan, kecuali kepada fantasi sepak bola anak usia dini.

Mereka dalam pembinaan usia dini, sehingga karakter pemain yang lebih diutamakan. Melalui olahraga sepak bola usia dini dengan sendirinya bisa terbentuk,” papar Wawan.

Menurut dia, kemenangan atau kekalahan bukan suatu ukuran seorang pelatih dalam keberhasilan membina anak menjadi pemain sepak bola.

“Keberhasilan seorang pelatih, apabila anak asuhannya sudah bisa bermain ke level lebih tingkat tinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wawan mengatakan, SSB sebagai media arah bermain, semakin banyak digulirkan dalam kompetisi level kelompok umur akan menjadi iklim yang baik bagi dunia sepak bola Indonesia, khususnya di Blora sehingga masa mendatang akan bisa berjaya.

“Mudah-mudahan sepak bola di Blora semakin berkembang,” pungkas Wawan.***(Red/Ely)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.