PDIP Kabupaten Blora Kebanjiran Pelamar Calon Bupati

BLORA, BE – Setelah sebelumnya ada 7 bakal calon Bupati (Bacabup)Kabupaten Blora mengambil formulir pendaftaran dari PDI Perjuangan, Selasa (10/9/2019) kemarin, kini giliran Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan Rhiza Yuda Prasetya dan Kakak kandung Bupati Blora, Djati Walujastono ini pun tidak ingin ketinggalan untuk mencalonkan diri, Jum’at (13/9/2019). 

Dengan tambahan ini total sudah 9 orang bacabup baik dari internal maupun eksternal mendaftar ke partai berlambang banteng ini. 

Djati Waludjastono merupakan bacabup yang cukup mengejutkan. Meski tanpa bukan berlatar belakang karir politik, ia optimis dengan lngkah yang diambilnya. 

“Saya hanya ingin turut meramaikan saja, tinggal nanti apakah bisa diterima di PDIP atau tidak, wong kami juga meneruskan perjuangan kakak saya, (almarhum Basuki Widodo) yang juga dulu pernah jadi kader PDIP,” ungkapnya.

Sebelumnya, saat dikonfirmasi oleh media Bupati Blora, Djoko Nugroho yang akrab disapa Pak Kokok dimuntai tanggapan terkait Djati Walujastono yang hendak maju lewat PDIP cukup terkejut. Bupati mengaku tidak tahu, dan mempersilahkan untuk mendaftar. ” Ya biar saja, wes ben karepe kono,” tandasnya. 

Saat dikonfirmasi terkait Ummi Kultsum di Pilkada nanti Kokok memastikan istrinya belum bersedia. “Istri saya belum mau maju, sampai saat ini, ibuk tidak bersedia,” ungkapnya.

Ummi Kultsum pun membenarkan, tidak bersedia maju Pilkada Blora. Namun Bupati mendorong putra sulungnya, Yudan untuk maju Pilkada.

“Anak saya Yudan juga tak dorong maju, tapi belum mau, belum berani, karena belum punya pengalaman di bidang pemerintahan maupun politik, masih terlalu muda, saya mendorong untuk nomor dua saja (Wakil Bupati.red), tapi jeh rung wani, mboh sok,” tambahnya kembali. 

Dengan banyaknya orang yang mendaftar melalui PDIP, baik dari eksternal ataupun internal PDIP Bendahara  DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blora dan juga Ketua Panitia Pendaftaran  Bakal Calon Bupati Kuat Prihantoro cukup bangga.

Menurutnya, banyaknya calon yang ingin maju menjadi Bupati atau Wakil Bupati Blora melalui perahu partainya ini menunjukkan bahwa begitu besarnya harapan calon maupun masyarakat akan hadirnya Bupati Blora yang baru dari PDI Perjuangan.

“Kami nilai bahwa, banyaknya orang yang ingin menggunakan PDI Perjuangan sebagai perahu untuk menjadi Bupati atau wakil bupati di Kabupaten Blora, berarti saat ini masyarakat banyak berharap kepada partai kami,” ujarnya

Ia pun menambahkan, siapapun yang ingin mencalonkan diri melalui partainya, harus ada beberapa persyaratan yang dipenuhi dan tahapan-tahapan yang harus dijalani.

Seperti berideologikan Pancasila, berkomitmen untuk menjaga kebhinekaan, menjadi benteng Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan memihak kepada wong cilik.

“Nah, nanti Calon Bupati Blora yang akan diusung oleh PDIP akan kami disekolahkan untuk memahami tentang kepemimpinan dengan pembicaranya dari pengurus DPP PDIP ataupun lainnya,” pungkasnya.***(Ely-01/Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.