Pemkab Siap Bangun Jalan Tembus Blora-Ngawi

BLORA, BE – Penguatan infrastruktur terus digenjot oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora dilanjutkan tahun anggaran (TA) 2020 dengan merencanakan membangun akses jalan tembus di kawasan Selatan.

Di antaranya peningkatan jalan Blora-Randublatung-Getas tembus Banjarejo ke Kabupaten Ngawi (Jatim).

Hal ini disampaikan Bupati Blora, H. Djoko Nugroho dalam sambutnya pada acara Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Perangkat Daerah Tahun Anggaran 2020 Kabupaten Blora bertempat di Seloparang, Jepon, Blora, Senin (30/12/2019).

Selain itu, pembanguan jembatan sungai Bengawan Solo baru, penghubung Ngraho (Bojonegoro-Jatim) menuju Medalem-Kradenan (Blora-Jateng), juga akan mulai dibangun pada TA 2020.

Blora harus berterimakasih pada Bupati Bojonegoro, karena bersedia membangun jembatan sungai Bengawan Solo (jembatan baru) penghubung Kecamatan Ngraho (Bojonegoro) dan Kecamatan Kradenan (Blora),” bebernya.

Menurutnya, jika jembatan baru terwujud tahun depan, selain memperlancar akses masyarakat, juga berdampak merangsang pertumbuhan ekonomi Blora selatan dan memperpendek jarak tempuh.

Dari Jembatan Bengawan Solo baru itu, lanjut Bupati, lalu lintas berbagai kendaraan ke Jateng-Jatim selatan tidak lagi harus memutar jauh lewat Cepu, jadi bisa efisien dan akan meningkatan ekonomi warga di sekitarnya.

Untuk keperluan itu, Bupati berpesan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora, agar mengawal pembangunan jembatan Bengawan Solo yang biayanya disokong oleh Pemkab Bojonegoro.

“Tolong Kepala DPUPR mengawalnya dengan baik, agar pembangunan bisa berjalan lancar,” tandas Bupati saat penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) TA 2020 kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Dengan adanya jalan tembus dan jembatan baru tersebut, lanjut Bupati, akan menjadi pintu gerbang peningkatan ekonomi masyarakat kawasan selatan, terlebih jaraknya semakin dekat dengan pintu tol Ngawi.

Selain penyerahan DPA, Bupati Djoko Nugroho yang didampingi Sekda Komang Gede Irawadi dan Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) H. Maskur, juga dilakukan penandatanganan pakta integritas seluruh Kepala OPD, tujuannya agar bisa bersama-sama berkomitmen menjalankan pemerintahan dengan jujur, bersih dan bertanggungjawab.

Di acara yang sama, Bupati menyerahkan piagam penghargaan pajak daerah “Tax Award” serta pengelolaan keuangan terbaik 2019.

Diserahkannya DPA 2020 itu, pihaknya minta agar semua Kepala OPD segera melanjutkan ke tahapan-tahapan berikutnya, agar pembangunan tahun depan bisa lebih cepat dan lebih baik.***(Ely)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.