PSU di TPS 02 Desa Kapuan, Jumlah Pemilih Turun 0,9 Persen

BLORA, (blora-ekspres.com) – Jumlah pemilih pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 02 Desa Kapuan, Kecamatan Cepu Kabupaten Blora turun sekira 0,9 persen dibanding pemungutan suara pada 9 Desember 2020 lalu.

Dari 415 daftar pemilih tetap (DPT), hanya 300 pemilih yang menyalurkan hak suaranya pada PSU yang digelar Minggu (13/12/2020) kemarin.

“Pada saat pemungutan suara pada 9 Desember lalu, dari 415 DPT yang menggunakan hak suaranya terdata 321. Di PSU kemarin ini dari 415 DPT yang menggunakan hak suaranya terdata 300,” jelas Divisi Hukum dan Pengawasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora, Naelina Paramita Najati, Senin (14/12/2020).

Lebih lanjut Naelina merinci, dari hitungan pada pemilihan9 Desember lalu, dari 415, yang menggunakan haknya ada 321 atau 77 persen lebih.

“Sedangkan PSU kali ini, dari 415 DPT yang menggunakan haknya ada 300 atau 72 persen lebih. Jika prosentase dibandingkan dengan pemilihan 9 Desember lalu, pemilih menurun sekitar 0,93 persen,” terangnya.

Naelina menuampaikan, penurunan jumlah pemilih pada PSU dirasa wajar, kemungkinan pemilih sedang bekerja di luar kota. Sehingga, pada saat PSU dilakukan tak bisa hadir.

“Menurunnya jumlah pemilih yang memberikan hak suaranya saya rasa wajar, kemungkinan pemilih sedang bekerja di luar kota. Sehingga, pada saat PSU dilakukan tak bisa hadir,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dari hasil hitung suara pada 9 Desember lalu, dari 321 pemilih yang hadir pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Blora nomor urut 2, Arief Rohman-Tri Yuli Setiyaningsih (Artys) mendapat suara tertinggi, 275 suara sah. Disusul paslon nomor urut 3, Umi Kulsum-Agus Sugiyanto (Umat) yang mendapatkan 39 suara dan paslon nomor 1, Dwi Astutiningsih-Riza Yudha (Asri) mendapatkan suara 2. Sedangkan 5 suara dinyatakan tidak sah.

Dari hasil PSU, meskipun ada penurunan pengguna hak pilih, nomor urut 2, Arief Rohman-Tri Yuli Setiyaningsih (Artys) tetap unggul dengan memperoleh 268 suara. Disusul paslon nomor urut 3, Umi Kulsum-Agus Sugiyanto (Umat) yang mendapatkan 16 suara dan paslon nomor 1, Dwi Astutiningsih-Riza Yudha (Asri) mendapatkan 8 suara. Sedangkan 8 suara dinyatakan tidak sah.***(Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.