Sejumlah Tenaga Medis Positif Covid-19, RSUD Blora Lakukan Pembatasan

BLORA, (blora-ekspres.com) – Sejumlah tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr.Soetidjono Blora dinyatakan positif terpapar virus Covid-19.

Dampaknya, manajemen rumah sakit mengambil langkah strategis untuk melakukan pembatasan. Baik dari pembatasan pelayanan, pembatasan pasien dan mengatur jadwal petugas sendiri.
“Ya, saat ini ada tenaga kesehatan yang saat ini terkonfermasi positif Covid 19. Baik itu tenaga medis, tenaga perawat atau tenaga non kesehatan, totalnya ada sekitar 20 sampai 25 orang,” ujar Dr. Muh Jamil Muchlisin selaku Kepala Bidang Pelayanan RSUD Dr. Soetidjono Blora.

Dr. Jamil menjelaskan, saat ini pihak RSUD berencana mengambil langkah strategis untuk melakukan pembatasan pelayanan, kemudian pembatasan pasien dan mengatur jadwal petugas sendiri.

“Petugas akan kita atur sedemikian rupa, kita atur shiftnya, supaya tidak ada banyak lagi tenaga kami yang terpapar,” kata Dr. Jamil saat melakukan jumpa pers di kantor PWI Blora, Senin (7/12/2020).

Banyaknya tenaga kesehatan terpapar covid-19, diduga tertular dari pasien, karna saat RSUD Blora banyak menerima pasien dengan terkonfermasi positif covid-19.

Dr.Jamil mengatakan saat ini ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah dr.soetidjono Blora juga penuh, padahal pihak RSUD sudah menambahkan ruang isolasi menjadi 22 ruangan.

Hal ini disebabkan akhir akhir ini di kabupaten Blora mengalami lonjakan kasus terpapar covid 19, semakin meningkat.

“Untuk saat ini saja di ruang UGD ada beberapa pasien yang terduga covid-19,” ujar Dr.Jamil

Hingga, Senin (07/12/2020) kemarin, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Blora berdasarkan data corona.blorakab.go.id mencapai 1630, dengan rincian 20 diisolasi di rumah sakit atau klinik, 265 isolasi mandiri, 1266 dinyatakan sembuh, dan 79 meninggal dunia.***(Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.