Wisata Kereta Loko Tour Akan Segera Dibuka

BLORA, (blora-ekspres.com) – Destinasi wisata di Kabupaten Blora akan segera dibuka secara bertahap dengan menerapkan tatanan kehidupan baru (new normal) usai tiga bulan ditutup akibat pandemi virus corona (Covid-19).

Salah satu destinasi wisata yang akan segera dibuka yakni, Kereta loko tour heritage milik Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perhutani Cepu, pengelola telah menjalankan persiapan sesuai aturan protokol kesehatan dan pembatasan sosial (social distancing), pembatasan fisik (physical distancing, secara informal jaga jarak.

Hal tersebut disampaikan Adminitratur Utama (ADM) KPH Perhutani Cepu, Dhadut Sujanto, Selasa (23/6/2020).

Obyek wisata milik Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perhutani Cepu, yang berada di Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu, kabupaten Blora, rencana akan dibuka kembali dan rencannya pada awal bulan Juli 2020 mendatang.

“Wisata Kereta loko tour haritage ini tutup lebih dari dua bulan sejak terjadinya Pandemi Covid-19. Dan rencana akan kembali dibuka pada awal bulan Juli 2020 mendatang,” katanya.

Lebih lanjut, Dhadut Sujanto membeberkan, saat ini pihaknya telah mempersiapkan sesuai aturan protokol kesehatan serta instansi terkait.

“Saat ini kami masih mempersiapkan sesuai aturan protokol kesehata sambil menunggu persyaratan atminitrasi dari Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan Dan Pariwisata (Dlnporabudpar) Kabupaten Blora, serta instansi terkait,” ujar dia.

Sementara Junior manager Bisnis Dodik Widya Buana ketika dikonfirmasi membenarkan, bahwa saat ini pihak Pengelola sedang persiapan proses dibukanya kembali obyek wisata kereta Loko tour heritage.

“Untuk persiapan sendiri ada beberapa tahapan yang harus ditaati sesuai aturan new normal, diantaranya dipintu masuk penjualan karcis disiapkan alat pencuci tangan dan sabun, Sebelum masuk kita wajib lakukan pengecekan suhu normal dengan menggunakan thermogun pengukur suhu,” ucap Dodi.

Bahkan kata Dodi, untuk setiap tempat duduk di ruang lobby maupun didalam ruangan kereta Loko tour juga diberi tanda silang untuk jaga jarak penumpang kereta.

“Ini saya cek mesin, karena lama tidak digunakan, sambil yang lain meyiapkan tanda untuk jaga jarak disetiap tempat duduk,” Imbuh dia.

Terpisah Agung Sugiarta, supervisor pengelolaan aset dan wisata KPH Perhutani Cepu mengatakan, bahkan dirinya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Dinporabudpar Kabupaten Blora, minggu yang lalu, dan diperbolehkan dibuka kembali, asalkan melaksanakan persiapan dengan jalan sesuai aturan yang sudah diterapkan Pemerintah.

“Step By Step akan kita lakukan proses adaptasi new normal sampai bulan mendatang yang sudah kita siapkan,” kata dia.

Slamet Pamuji Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan Dan Pariwisata (Dlnporabudpar) Kabupaten Blora, mengatakan Pada Prinsipnya Pemerintah kabupaten blora mengizinkan untuk dibukanya parwisata Kereta Loko tour Heritage.

“Bapak Bupati sudah memperbolehkan dibuka kembali obyek pariwisata asalkan dipatuhi aturan New Normal sesuai Protokol Kesehatan dan jaga jarak fisik, tapi yang terpenting bentuk simulasi obyek wisata loko tour haritage,” Kata mumuk sapaan sehari harinya.

Mumuk membeberkan bahwasannya minggu yang lalu sudah dilakukan kooordinasi dengan enam belas pengelola obyek pariwisata di kabupaten Blora termasuk Loko tour.

“Intinya boleh dibuka, tapi secara bertahap,” pungkasnya.***(Red/Ely)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.