Berita

247 Jamaah Haji Pulang, Dua Warga Blora Wafat di Tanah Suci

×

247 Jamaah Haji Pulang, Dua Warga Blora Wafat di Tanah Suci

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Suasana haru dan bahagia mewarnai kepulangan ratusan jamaah haji asal Kabupaten Blora yang tergabung dalam Kloter 44. Sebanyak 247 jamaah tiba dengan selamat dan disambut langsung oleh Bupati Blora, Wakil Bupati, Forkopimda, serta jajaran Kementerian Agama di Pendopo Kabupaten Blora, Rabu (17/06/2026) sore.

Tangis haru keluarga pecah saat para jamaah bertemu kembali setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Di balik kebahagiaan itu, tersimpan kisah perjuangan, pelayanan yang memuaskan, hingga duka atas wafatnya dua jamaah asal Blora selama menjalankan ibadah.

Perwakilan jamaah Kloter 44, Sojo, menyampaikan apresiasi atas pelayanan yang diberikan kepada jamaah selama berada di Arab Saudi. Menurutnya, mulai dari akomodasi, konsumsi hingga layanan kesehatan berjalan sangat baik.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Blora. Selama di sana kami mendapatkan pelayanan yang luar biasa, bahkan bisa dikatakan seperti raja,” ujar Sojo.

Ia mengaku kebutuhan jamaah terpenuhi dengan baik selama menjalankan ibadah. Bahkan, makanan yang disediakan dinilai memuaskan dan sesuai kebutuhan para jamaah.

“Alhamdulillah, makanannya luar biasa dan enak,” tambahnya.

Tak hanya itu, Sojo juga memuji kinerja tim kesehatan yang dinilai sigap dalam memantau kondisi jamaah, khususnya lansia dan jamaah berisiko tinggi. Petugas kesehatan disebut aktif mendatangi kamar-kamar pemondokan untuk memastikan kondisi jamaah tetap prima.

Meski pelayanan berjalan optimal, pelaksanaan ibadah haji tahun ini juga diwarnai sejumlah ujian. Berdasarkan data panitia, Kloter 44 berangkat dengan 249 jamaah, namun yang kembali ke Blora sebanyak 247 orang. Satu jamaah atas nama Sri Wuwuh asal Doplang meninggal dunia di Tanah Suci, sementara Supar asal Kunduran masih menjalani perawatan medis dan dijadwalkan pulang bersama Kloter 56.

Sementara itu, seluruh jamaah Kloter 45 yang berjumlah 354 orang berhasil kembali ke Blora dengan lengkap. Adapun Kloter 46 yang semula berjumlah 185 jamaah, sebanyak 182 jamaah telah kembali ke tanah air. Satu jamaah atas nama Sutrisno asal Seren meninggal dunia di Tanah Suci, sedangkan dua jamaah lainnya dipindahkan ke kloter berbeda karena alasan teknis.

Menanggapi laporan tersebut, Bupati Blora Arief Rohman mengaku bersyukur karena pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar dan mayoritas jamaah dapat kembali dalam keadaan sehat.

“Alhamdulillah pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar. Jamaah Blora berada dalam satu pemondokan dengan kondisi yang baik dan pelayanannya juga memuaskan. Tentu kami ikut senang dan bahagia,” kata Mas Arief, sapaan akrab Bupati Blora.

Dalam kesempatan itu, Mas Arief juga mengajak seluruh hadirin mendoakan jamaah yang wafat di Tanah Suci agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ia berharap seluruh jamaah yang telah kembali menjadi haji yang mabrur dan mampu membawa keberkahan bagi keluarga maupun Kabupaten Blora.

“Kita berdoa semoga Bapak-Ibu yang sudah pulang haji menjadi haji yang mabrur dan membawa berkah untuk Kabupaten Blora. Terima kasih telah menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci,” pungkasnya.***