BLORA, (blora-ekspres.com) – Sebanyak 147 regu pelajar dan mahasiswa memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui Lomba Gerak Jalan Kecepatan Waktu yang digelar Pemerintah Kabupaten Blora. Menempuh rute 5 kilometer, para peserta dituntut bergerak cepat, kompak, dan disiplin tanpa berlari. Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-Alun Blora, Kamis (13/08/2026).
Lomba yang start dan finis di Alun-Alun Blora itu dilepas Bupati Blora Arief Rohman bersama Wakil Bupati Sri Setyorini, jajaran Forkopimda, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Peserta berasal dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi. Mereka terbagi dalam enam kategori, yakni SD putra, SD putri, SMP putra, SMP putri, serta SMA/SMK dan perguruan tinggi putra-putri.
Kepala Dinas Pendidikan Blora Sunaryo mengatakan lomba tahun ini mengutamakan catatan waktu tercepat. Setiap regu diberangkatkan dengan jeda satu menit.
“Siapa yang berhasil mencatatkan waktu tercepat sampai finis, itu juaranya,” ujar Sunaryo.
Menurutnya, terdapat 50 regu SD putra, 26 regu SD putri, 19 regu SMP putra, 16 regu SMP putri, serta masing-masing 18 regu SMA/SMK dan perguruan tinggi putra-putri.
Sunaryo menjelaskan, penilaian dilakukan sejumlah juri yang ditempatkan di beberapa titik sepanjang rute. Peserta diperbolehkan menyalip regu lain, tetapi tidak diperkenankan berlari.
“Ini gerak jalan kecepatan, boleh menyalip regu lain tetapi tidak boleh lari,” tegasnya.
Rute sepanjang 5 kilometer dimulai dari Alun-Alun Blora, kemudian melintasi Jalan Pemuda, Tugu Pancasila, Jalan Ahmad Yani, Jalan GOR, Jalan Gunung Lawu, Jalan Gunung Slamet, Jalan RA Kartini, Jalan Abu Umar, Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Gatot Subroto, Jalan MR Iskandar, dan kembali finis di Alun-Alun Blora.
Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, lomba tersebut bukan sekadar ajang adu kecepatan. Kegiatan itu menjadi sarana menanamkan patriotisme, nasionalisme, sportivitas, serta kecintaan terhadap Tanah Air kepada generasi muda.
“Terima kasih kepada seluruh regu yang telah ikut berpartisipasi dalam lomba ini. Semoga ini dapat menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan kita terhadap Indonesia,” kata Mas Arief, sapaan akrab Bupati Blora.
Mas Arief juga menyemangati peserta agar menyanyikan lagu-lagu perjuangan selama menyusuri rute.
“Nyanyikan lagu-lagu perjuangan di sepanjang rute agar semakin semangat. Kalian semuanya hebat dan keren,” tegas Mas Arief.
Persaingan antarpeserta berlangsung ketat. Sejumlah regu saling menyalip untuk memburu catatan waktu terbaik.
Persaingan semakin terlihat ketika peserta memasuki tanjakan Jalan Gunung Slamet. Memasuki kilometer ketiga, sejumlah peserta mulai kelelahan sehingga dimanfaatkan regu lain untuk mendahului.
Meski cuaca panas, seluruh peserta tetap berusaha menjaga kekompakan hingga mencapai garis finis.
Momen menarik terjadi saat Dandim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto turut melepas peserta. Ia mendapat kesempatan melepas regu SDN 1 Karangjati, sekolah yang pernah menjadi almamaternya.
“Ini sekolah saya ini. Semuanya semangat ya. Kalian harus bisa menampilkan yang terbaik. SDN 1 Karangjati almamater saya ini,” ujar Yudhi.
Ia kemudian mengajak para peserta dari SDN 1 Karangjati berfoto bersama. Hingga kegiatan berlangsung, hasil perlombaan belum diumumkan karena panitia masih menunggu rekapitulasi penilaian dari seluruh juri lapangan. ***











