Berita

Kwarcab Blora Berganti Nahkoda, Sri Setyorini Dorong Pramuka Lebih Inovatif

×

Kwarcab Blora Berganti Nahkoda, Sri Setyorini Dorong Pramuka Lebih Inovatif

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Estafet kepemimpinan Gerakan Pramuka Kabupaten Blora memasuki babak baru. Sri Setyorini resmi menerima amanah sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Blora masa bakti 2026–2031, menggantikan Slamet Pamuji.

Serah terima kepemimpinan berlangsung di Sanggar Bhakti Pramuka Kwarcab Blora, Senin (7/9/2026). Prosesi ditandai dengan penandatanganan berita acara serta penyerahan buku memori dari Ketua Kwarcab periode 2021–2026 Slamet Pamuji kepada Sri Setyorini.

Pergantian kepemimpinan tersebut turut dihadiri Ketua Harian Kwarcab Blora masa bakti 2026–2031, Heru Eko Wiyono, jajaran pengurus, serta keluarga besar Gerakan Pramuka Kabupaten Blora.

Bagi Sri Setyorini, yang juga menjabat Wakil Bupati Blora, pergantian kepemimpinan bukan sekadar seremoni. Momentum tersebut menjadi titik awal untuk melanjutkan pengabdian sekaligus membawa Gerakan Pramuka agar semakin relevan dengan perkembangan zaman.

Budhe Rini, sapaan akrabnya, memberikan apresiasi kepada Slamet Pamuji beserta seluruh jajaran pengurus Kwarcab periode 2021–2026 yang telah menuntaskan masa pengabdian.

“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Kwarcab beserta seluruh jajaran pengurus masa bakti 2021–2026 yang telah menyelesaikan tugas pengabdiannya dengan baik,” ujar Budhe Rini.

Ia berharap seluruh dedikasi, tenaga dan pikiran yang telah dicurahkan selama periode sebelumnya menjadi amal kebaikan serta memberikan manfaat bagi Kabupaten Blora.

Memasuki periode baru, Budhe Rini meminta seluruh jajaran pengurus tidak sekadar melanjutkan program lama. Ia mendorong lahirnya kegiatan kepramukaan yang lebih kreatif, inovatif, menarik, sekaligus mampu menjawab kebutuhan generasi muda.

“Mari kita laksanakan masa pengabdian ini dengan semangat baru, energi baru, dan komitmen yang lebih kuat. Kita hadirkan kegiatan-kegiatan Pramuka yang kreatif, inovatif, menarik, dan relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan,” tegas Budhe Rini.

Menurut Budhe Rini, perkembangan zaman tidak boleh membuat Gerakan Pramuka kehilangan jati diri. Sebaliknya, nilai-nilai dasar kepramukaan harus menjadi fondasi untuk mengembangkan kegiatan yang lebih adaptif dan dekat dengan kehidupan generasi muda.

Karena itu, Budhe Rini menilai inovasi menjadi salah satu kunci agar Pramuka tetap diminati dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembentukan karakter generasi muda.

Selain inovasi, Budhe Rini menekankan pentingnya memperkuat komunikasi dan kolaborasi. Ia mengatakan, kemajuan Gerakan Pramuka tidak mungkin dibangun hanya oleh Kwarcab, tetapi membutuhkan dukungan berbagai pihak.

“Saya mengajak seluruh jajaran Kwarcab untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan semua pihak. Kita membutuhkan koordinasi dan kolaborasi yang kuat dengan Pemerintah Kabupaten Blora, Kwartir Daerah, Kwartir Ranting, sekolah-sekolah, organisasi kepemudaan, dan seluruh elemen masyarakat,” kata Budhe Rini.

Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong program kepramukaan di Kabupaten Blora semakin berkembang, berkualitas, dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah.

Di awal masa kepemimpinannya, Budhe Rini juga meminta dukungan dari seluruh pengurus dan keluarga besar Gerakan Pramuka Blora. Ia menyadari amanah lima tahun ke depan tidak dapat dijalankan seorang diri.

“Saya mohon dukungan, kerja sama, serta doa dari seluruh jajaran pengurus dan keluarga besar Gerakan Pramuka Kabupaten Blora agar amanah yang diberikan kepada kami dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” tutur Budhe Rini.

Ia pun mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka Blora menjadikan periode 2026–2031 sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan meningkatkan pengabdian.

“Mari kita songsong masa bakti ini dengan semangat kebersamaan, semangat pengabdian, dan semangat untuk terus memajukan Gerakan Pramuka di Kabupaten Blora,” pungkas Budhe Rini.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, Kwarcab Blora memasuki periode 2026–2031 dengan tantangan untuk menjaga nilai-nilai kepramukaan sekaligus menghadirkan gerakan yang lebih adaptif, kreatif, dan dekat dengan generasi muda.***