Bupati Kokok Sinau Bareng Cak Nun

BLORA, BE — Ribu warga memenuhi lapangan Kridosono Blora dalam helatan Sinau Bareng Cak Nun dan Kyai Kanjeng, Minggu (9/11/2019) malam. Selain helatan sinau bareng Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun, Bupati Djoko Nugroho juga memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog menyerap aspirasi warga.

Dalam kesempatan itu, Cak Nun mengajak masyarakat harus pandai mengajukan pertanyaan. Sebab, dengan munculnya pertanyaan akan menemukan jawaban.

“Dalam sinau bareng itu harus pintar mengajukan pertanyaan, sebab dengan banyak pertanyaan, kita akan berusaha menemukan jawaban,” katanya.

Sementara Bupati Djoko Nugroho yang akrab dipanggil Kokok menyampaikan, melalui Sinau Bareng Cak Nun, Bupati Blora mengajak hadirin untuk menyimak, meresapi dan menata hati untuk dilaksanakan.

Bupati menyampaikan, Cak Nun yang mengawali menempati lapangan Kridosono setelah dibukanya pagar keliling yang sebelumnya merupakan stadion tertutup kemudian menjadi lapangan terbuka dan menjadi tempat serbaguna.

“Cak Nun ini yang nganyari (mengawali) tempat ini. Tadinya stadion tertutup dan pagarnya saya robohkan kemudian menjadi lapangan terbuka dan tempat serbaguna. Alhamdulillah bermanfaat,” ujarnya.

“Sungguh anugerah bersama dari Allah Tuhan Yang Maha Kuasa. Kita menyadari teramat berat pemerintah menyatukan dan mengelola wilayah yang besar itu. Oleh karena itu kita warga Blora harus ikut mendukung pemerintah,” kata Bupati.

Melalui Sinau Bareng Cak Nun ini, lanjut Bupati, sebagai rangkaian acara ulang tahun yang Blora ke-270.

“Ini ulang tahun yang Blora ke-270. Tadi pagi sudah zikir akbar, sekarang kita ajak sinau bareng bagaimana mewujudkan topik yang kita usung tahun ini yakni Blora The Spirit of Indonesia,” kata Bupati.

Melalui tema tersebut, lanjut Bupati, kita menyadari bahwa Indonesia itu besar sekali. Dari Sabang sampai Merauke. Pulaunya ribuan dengan jumlah penduduk 260 juta jiwa

Begitu juga dengan kabupaten Blora terdiri dari 16 Kecamatan, 270 desa dan 25 kelurahan dengan jumlah penduduk kurang lebih 860 ribu jiwa. “Banyak keanegaraman suku, bangsa dan budaya,” terang Bupati.

Acara tetaebut, juga dihadiri oleh pejabat Blora, TNI, Polri, Pimpinan OPD bersama keluarga serta dalam pengamanan ketat oleh petugas Polres Blora, TNI, Sat Pol PP, Linmas, Petugas Bidang Lalu Lintas Dinrumkimhub.***(Guh/Ely)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.