SSB Putra Bhayangkara U-13 Jadi Juara Friendly Day KCF Cup Salatiga 2020

BLORA, (blora-ekspres.com) – Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Bhayangkara U-13 sebagai juara Friendly Day KCF Cup Salatiga 2020. Kepastian itu didapat setelah mereka menang 0-5 atas tuan rumah KFC Salatiga dan bermain imbang 0-0 dengan Tunas Inti Tengaran Semarang, di Lapangan Gendongan Sepak Bola, Salatiga, Minggu (22/11/2020).

Raihan Empat poin membuat SSB Putra Bhayangkara Blora mengakhiri turnamen ini di peringkat pertama mengungguli pesaingnya dengan poin yang sama Tunas Inti, manun selisih 4 gol atas pesaingnya. Dan perlu diketahui Tunas Inti menang atas tuan rumah dengan skor 0-1.

Manajer SSB Putra Bhayangkara Blora, Iptu Lilik Eko Sukaryono mengapresiasi dengan prestasi yang diraih anak-anak asuhnya.

”Bagi saya, tetap pembinaan pemain muda yang menjadi fokus utama. Ketika pembinaan sudah baik, prestasi akan hadir. Dan misi kami adalah pembinaan, mendidik manusia melalui sepak bola,” kata Lilik kepada media ini, Senin (23/11/2020).

Di hari yang sama. Selain U-13, SSB Putra Bhayangkara Blora juga mengirimkan U-11 pada Turnamen Pandawa Cup 2020 di lapangan Sepak Bola Damatex Salatiga.

Pada turnamen tersebut yang diikuti oleh KU-11 dari SSB Pandawa Nakula Salatiga, SSB Padawa Sadewa Salatiga, SSB New Star Semarang, SSB. Bhayangkara Kendal dan SSB Putra Bhayangkara Blora.

Dalam turnamen tersebut, keluar sebagai juara 1 yakni SSB Bhayangkara Kendal dan disusul oleh SSB Pandawa Nakula Salatiga sebagai juara 2. SSB Putra Bhayangkara Blora harus puas dengan merebut juara 3.

Lilik Sukaryono juga menyampaikan rasa syukur atas presrasi yang diraih oleh anak-anak dalam turnamen sepak bola di Salatiga. Baik untuk U-11 dan U-13.

“Alhamdulillah turnamen sepak bola U-11 dan U-13 berjalan lancar, semoga kami, kedepannya bisa meninggkatkan baik dari segi prestasi maupun skil para siswa binaan SSB Putra Bhayangkara Blora disegala kategori umur,” ucapnya.

Lilik juga menambahkan, turnamen sepak bola usia dini seperti ini, tak hanya merupakan suatu pertandingan untuk memperebutkan juara. Namun, ini merupakan wadah bagi para pesepak bola dini untuk lebih meningkatkan kemampuan dan mental bertanding.

“Walaupun tim kami dari awal kami tidak mentargetkan hasil juara. Namun, hanya menjadi motivasi bagi anak-anak untuk kerja keras agar meraih juara dan Alhamdulillah hasilnya mengantarkan mereka menjadi pemenang dalam turnamen ini,” tegasnya.***(Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.