Tampil di Pakudjembara 2020, Barongan Nara Singa Lodra Bawa Blora Juara Pertama

BLORA,(blora-ekspres.com) – Penampilan tim kesenian Barongan Nara Singa Lodra berhasil memukau para juri dalam event bersama kawasan Pakudjembara 2020 yang digelar Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Jawa Tengah secara virtual.

Pentas seni Pakudjembara merupakan lomba seni tari yang diikuti oleh para seniman dari 6 Kabupaten. Diantaranya, Pati, Kudus Demak, Jepara, Rembang dan Blora.

“Alhamdulillah, dalam even bersama Pakudjembara 2020 ini, Blora berhasil meraih juara satu. Dan piala penghargaannya diserahkan, Senin (30/11/2020) kemarin di Semarang, ungkap Kepala Dinporabudpar Kabupaten Blora, Slamet Pamudji melalui Kabid Pariwisata, Wahyu Tri Mulyani, Selasa (01/12/2020).

Hasil ini, lanjut Wahyu, sebagai penyemangat untuk terus meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam memeperkenalkan, serta mempromosikan daya tarik wisata di Kabupaten Blora.

Meski di masa Pandemi Covid-19, tidak lantas mematikan geliat promosi Pariwisata di Kabupaten Blora. Promosi daya tarik wisata dengan berbagai konsep terus dilakukan agar sektor ini tidak mati suri berkepanjangan karena pandemi. Tentunya dengan memberlakukan protokol kesehatan.

Pihaknya juga mengaku, saat ini sedang mematangkan pembuatan aplikasi berbasis android Dolan Blora yang nantinya bisa diunduh di playstore dan digunakan di smartphone, berisi tentang seluruh informasi daya tarik wisata, hotel, akomodasi, paket wisata, dan data penunjang lainnya.

“Mohon doa dan dukungannya dari seluruh pengelola daya tarik wisata, PHRI, dan organisasi kepariwisataan lainnya, semoga 2021 nanti sudah bisa kita launching,” tambahnya.

Selain menyiapkan aplikasi tersebut, pihaknya juga mendorong masing-masing pengelola daya tarik wisata di Kabupaten Blora bisa aktif melaksanakan promosi secara sederhana dengan memanfaatkan media sosial, seperti Instagram, twitter, facebook, hingga youtube.

“Even bersama Pakudjembara 2020 juga menjadi salah satu media promosi pariwisata baik dari segi kesenian tarinya maupun lokasi yang dipergunakan saat lombaan oleh Disporapar Jateng,” jelasnya.

Yang perlu diketahui, pada event bersama Pakudjembara 2020 ini, Kabupaten Blora memperkenalkan potensi wisata Heritage Trainz Loco Tour Cepu sebagai latar belakang atau setting pertunjukan seni tari Nara Singa Lodra.

“Di acara tersebut kita genjot di media sosial, media online, hingga media cetak, hingga menempatkan Blora sebagai juara pertama,” sambungnya.

Salah seorang juri event bersama Pakudjembara 2020, Anggono Kusumo Wibowo kepada media ini melalui sambungan telepon mengatakan, para penari dan para pemusik merupakan para pejuang kebudayaan. Pihaknya memberi apresiasi kapada mereka, karena dari merekalah, kebudayaan terus dilestarikan, terpelihara dan berkembang.

Ia mengapresiasi dengan perkembangan seni terutama kesenian Barongan di Kabupaten Blora. Dia berpesan kepada pemerintah daerah setempat melalui Dinporabudpar Blora selain kesenian Barongan, tari tradisi lainnya perlu adanya pendampingan.

“Diharapkan semua kesenian yang ada di Blora, baik kesenian Barongan maupun kesenian tradisi lainnya perlu adanya pendampingan,” terang Anggono yang juga penari sekaligus Dosen Jurusan Tari ISI Surakarta.

Kesenian Barongan yang akan menjadi utusan Kabupaten Blora di tingkat Provinsi, lanjut Anggono, terus dibekali lagi dengan perbaikan dan penyempurnaan. Baik dari kekompakan, kerapian, kreatifitas dan inovasi.

“Karena di tingkat Provinsi tentu persaingannnya akan semakin ketat,” pesan Anggono.***(Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *