Berita

Pesawat Jatuh di Blora, Polisi Tetapkan TKP Status Quo

×

Pesawat Jatuh di Blora, Polisi Tetapkan TKP Status Quo

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Puing-puing pesawat aero sport jenis Fixed Wing Sky Ranger yang jatuh dan terbakar di lahan tembakau milik warga di Dukuh Banjarmlati, Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Minggu (06/09/2026) siang, masih dijaga ketat aparat kepolisian.

Polisi memasang garis pengaman di sekitar lokasi kecelakaan dan membatasi akses warga. Langkah itu dilakukan untuk menjaga kondisi tempat kejadian perkara (TKP) tetap utuh sebelum pemeriksaan lebih lanjut dilakukan oleh pihak yang berkompeten.

Kapolres Blora AKBP Inggal Widya Perdana mengatakan, petugas telah melakukan olah TKP setelah menerima laporan pesawat jatuh.

Usai melakukan pemeriksaan awal, polisi menetapkan lokasi kecelakaan dalam status quo sambil menunggu koordinasi dan pemeriksaan lanjutan dari pihak terkait.

“Kami sudah melaksanakan olah TKP dan melaksanakan status quo untuk berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak yang berkompeten,” kata AKBP Inggal di lokasi kejadian.

Pesawat tersebut jatuh setelah pilot dilaporkan berupaya melakukan pendaratan darurat akibat mengalami gangguan mesin saat melintas di wilayah udara Kabupaten Blora.

Upaya tersebut gagal dilakukan hingga pesawat jatuh di tengah lahan tanaman tembakau dan kemudian terbakar.

Pasca kecelakaan, badan pesawat mengalami kerusakan berat. Sejumlah bagian pesawat yang hangus terbakar masih berserakan di lokasi.

Pemandangan puing-puing pesawat itu sempat mengundang perhatian warga. Sejumlah warga berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung kondisi pesawat yang jatuh.

Namun, aparat kepolisian langsung membatasi warga agar tidak mendekati area kecelakaan.

Selain menjaga keamanan, pembatasan tersebut dilakukan agar kondisi TKP tidak berubah dan tidak mengganggu proses pemeriksaan teknis.

AKBP Inggal mengatakan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai penanganan dan rencana evakuasi puing pesawat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk puing-puing ini. Sambil menunggu kapan mau dievakuasi, kami buat status quo dulu,” papar AKBP Inggal.

Hingga Minggu malam, puing-puing pesawat masih berada di tengah lahan tembakau milik warga. Sejumlah petugas juga tetap berjaga di sekitar lokasi.

AKBP Inggal menegaskan, polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kecelakaan. Pemeriksaan lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui apakah gangguan mesin menjadi penyebab utama pesawat jatuh.

Menurut AKBP Inggal, informasi awal yang diperoleh dari pilot dan copilot menyebut pesawat sempat mengalami masalah pada bagian mesin.

“Namun keterangan dari pilot atau copilot itu sempat ada trouble di mesin sehingga harus melaksanakan pendaratan darurat di Kecamatan Ngawen ini,” jelas AKBP Inggal.

Polisi memastikan proses penanganan kecelakaan masih terus berlangsung. Lokasi pesawat jatuh tetap diamankan hingga pemeriksaan teknis selesai dan proses evakuasi puing dilakukan oleh pihak yang berwenang.

Sementara itu, dua awak pesawat yang selamat dari kecelakaan telah mendapatkan penanganan medis. Pilot dan copilot dilaporkan hanya mengalami luka ringan setelah pesawat yang mereka tumpangi jatuh dan terbakar di lahan tembakau tersebut.***