Guru SMPN 1 Blora Dilatih Pembelajaran Berbasis Aplikasi

BLORA, (blora-ekspres.com) – Lebih dari 50 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Blora mengikuti bimbingan teknis untuk para guru, tentang proses pembelajaran jarak jauh dalam jaringan, di Aula Pertemuan SMP setempat selama tiga hari (25-27/06/2020). Hal itu bertujuan memanfaatkan android dalam kegiatan belajar dan mengajar di lingkungan sekolah.

Ketua Pelaksana Bimbingan Teknis, Yoko saat ditemui blora-ekspres.com menjelaskan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut untuk memberikan pembekalan pada para guru di SMP N 1 Blora memanfaatkan android dalam kegiatan belajar dan mengajar di lingkungan sekolah.

“Tujuannya adalah untuk memberikan pembekalan dan mensosialisasikan program Office 365 kepada para guru di SMP N 1 Blora,” kata Yoko.

Melalui bimbingan teknis ini, lanjut Yoko, agar guru yang tidak menguasai IT atau teknologi sekalipun, agar proses belajar di rumah dapat dilaksanakan di tengah pandemik ini.

Disaat yang sama, Kepala Sekolah SMPN 1 Blora, Andreas Sutrasno, menambahkan, kegiatan bimtek tersebut, diharapkan tetap menjaga dan lebih meningkatkan mutu pendidikan, meskipun tidak melalui tatap muka, atau melalui pembelajaran jarak jauh.

“Harapan kami, dalam pelaksanaan belajar mengajar dengan aplikasi Office 365, ini lebih mudah dan tidak memberatkan baik bagi guru maupun bagi siswa, dan biayanya sangat rendah dari sisi pembelian kuota internetnya. Meskipun Dana BOS juga membantu pembelian kuota” terang Andreas.

Lebi lanjut, Andreas mengjelaskan, program dari Jateng Pintar semuanya free tidak ada biaya. Kecuali pembelian kuota internet.

“Harapan kami, mutu pendidikan tetap terjaga.sama seperti saat pembelajaran tatap muka,” ungkapnya.

Saat disinggung terkait pengawasan pelaksanaan program pembelajaran tersebut, Kepala SMPN 1 Blora, tetap optimis berjalan lancar, dan pengawasannya tetap mudah.

“Siswa tetap akan mudah dipantau dalam pelaksanaan belajar daring tersebut, karena ada absensinya saat jam belajar dimulai dan itu bisa menampilkan seluruh gambar visual hingga jumlah seratus siswa,” terang Kepala SMPN 1 Blora.

Jadi, lanjut Andreas, semua bisa ketemu satu dengan yang lainnya. “Kalau ada yang tidak tampil, berarti tidak mengikuti. Kita tinggal hubungi orangtuanya agar ikut belajar,” ucap Andreas.

Perlu diketahui, semua materi mata pelajaran bisa mengunduh di web sekolah. “Untuk mengulang belajarnya, diakhir ada post test, yaitu memberikan pertanyaan dari materi yang disampaikan, dan langsung keluar nilainya, untuk bahan evaluasi, dan sudah kami rencanakan nanti para siswa pake seragam di rumahnya, saat belajar, biar suasana seperti berada di kelas” imbuhnya.

Selaku Kepala SMPN 1 Blora, Andreas, mengapresiasi bimbingan teknis tersebut. Hal itu supaya pengetahuan guru dan peserta didik terhadap teknologi tidak tertinggal.

Pembelajaran berbasis android tidak terbatas ruang dan waktu. ‘’Guru bisa memberikan tugas sewaktu-waktu dan peserta didik bisa mengerjakannya dimana saja dengan berbekal android,’’ kata dia.***(Red/Ely)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.