Hari Pertama PPDB, Ratusan Orang Tua Siswa Padati SMPN 1 Blora

bLORA, (blora-ekspres.com) – Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online SMP Negeri se Kabupaten Blora dimulai hari, Senin (29/06/2020) pagi.

Terpantau beberapa SMP Negeri di Blora hari ini dipenuhi calon siswa bersama orang tuanya yang datang untuk mendaftar. Seluruh SMP Negeri di Blorq dipastikan akan menggelar PPBD online sistem zonasi yang akan diikuti oleh ribuan siswa lulusan SD.

Seperti di SMP Negeri 1 Blora ratusan calon siswa memenuhi sekolah tersebut dengan maksud ingin mendaftarkan anaknya untuk masuk sekolah menengah pertama melalui jalur PPDB online.

Guntur, salah satu orangtua pendaftar mengatakan, pada hari pertama ini calon pendaftar sangat banyak dan memadati antrean.

Guntur juga menambahkan, sistem zonasi yang diterapkan pemerintah tidak menjadi persoalan.

“Menurut saya tidak ribet. Mudah-mudahan anak saya lulus,” ucapnya.

Sementara, Kepala SMP Negeri 1 Blora, Andreas Sutrasno kepada media mengatakan, PPDB dibuka mulai dari tanggal 29 Juni- 1 Julii 2020.

“Di SMP Negeri 1 Blora hari pertama berjalan lancar. Sudah lebih 200 pendaftar sampai siang ini, sejak dibuka pukul 08.00 hingga pukul 11.00 WIB, terang Andreas.

PPDB di SMP Negeri 1 Blora, lanjut Andeas, telah mempersispkan 16 orang sebagai tim PPDB dengan tugas masing -masing, seperti bagian pendaftaran, verifikasi berkas, informasi dan bagian operator.

Andeas menyebutkan, PPDB tahun ajaran 2020/2021 SMPN 1 Blora, akan menerima kuota sebanyak 10 kelas atau 320 siswa, dengan perincian zonasi 160 siswa, jalur afirmasi 48, jalur prestasi 96 dan jalur perpindahan tugas orangtua 16 siswa.

Andreas menambahkan, bagi calon siswa yang mau masuk SMPN 1 Blora, bisa mendaftar secara online. Dan semua proses dalam pendaftaran, sudah diatur dalam sebuah sistem. layanan pendaftaran di sekolah dari Pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB, sementara untuk pendaftaran mandiri terbuka 24 jam

“Jika ada yang kesulitan kami dari pihak sekolah juga memfasilitasi pendaftar yang kesulitan mendaftar secara mandiri, pendaftar datang ke sekolah untuk meminta bantuan mendaftar secara online,” jelas Andras

Menurut Andeas pelaksanaan PPDB secara online kali ini pihak sekolah lebih tenang karena terhindar dari kerumunan, apalagi masih adanya covid-19.

“Walaupun pendaftaran online, namun masih ada yang berkonsultasi ke sekolah, mereka tetap dilayani tapi tetap memperhatikan protokol kesehatan, harus memakai masker, jaga jarak, dan wajib mencuci tangan menggunakan sabun sebelum masuk ruangan,” pungkas Andeas.***(Red/Ely)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.