Berita

35.434 Siswa Jadi Sasaran BIAS November, Dinkesda Blora Tunggu Tambahan Vaksin

×

35.434 Siswa Jadi Sasaran BIAS November, Dinkesda Blora Tunggu Tambahan Vaksin

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Sebanyak 35.434 siswa SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Blora menjadi sasaran Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) November 2026. Namun, pelaksanaan imunisasi difteri dan tetanus tersebut masih menghadapi kendala keterbatasan persediaan vaksin.

Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Blora masih menunggu tambahan alokasi vaksin dari pemerintah pusat agar kebutuhan imunisasi bagi puluhan ribu siswa tersebut dapat terpenuhi.

Kepala Dinkesda Blora, Edi Widayat, mengatakan sasaran imunisasi BIAS November meliputi siswa kelas 1, 2, dan 5 SD/MI sederajat. Rinciannya, sebanyak 11.708 siswa kelas 1 akan menerima vaksin difteri tetanus (DT), sedangkan 11.750 siswa kelas 2 dan 11.976 siswa kelas 5 mendapatkan vaksin tetanus difteri (Td).

“Total ada 35.434 siswa yang menjadi sasaran BIAS November. Imunisasi DT diberikan kepada siswa kelas 1, sedangkan vaksin Td untuk siswa kelas 2 dan 5,” ujar Edi, Minggu (01/11/2026).

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Dinkesda memerlukan 1.476 vial vaksin DT dan 2.986 vial vaksin Td. Dengan demikian, total kebutuhan vaksin mencapai 4.462 vial.

Namun, persediaan yang tersedia saat ini baru 1.240 vial vaksin DT dan 848 vial vaksin Td. Artinya, masih terdapat kekurangan 236 vial vaksin DT dan 2.138 vial vaksin Td.

Kekurangan terbesar terdapat pada vaksin Td yang dibutuhkan untuk imunisasi siswa kelas 2 dan 5. Kondisi tersebut membuat Dinkesda masih mengandalkan tambahan pasokan dari pemerintah pusat untuk mencukupi kebutuhan pelaksanaan program.

“Ketersediaan vaksin yang ada saat ini belum mencukupi seluruh kebutuhan. Karena itu, kami masih menunggu tambahan alokasi dari pemerintah pusat agar pelaksanaan BIAS bisa berjalan sesuai sasaran,” jelas Edi.

BIAS November 2026 dijadwalkan menjangkau 674 sekolah SD dan MI sederajat yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Blora. Untuk mendukung pelaksanaannya, distribusi vaksin akan dilakukan melalui 26 puskesmas sebelum diberikan kepada siswa sesuai wilayah kerja masing-masing.

Edi menjelaskan, imunisasi November merupakan bagian dari rangkaian program BIAS yang telah dimulai sejak September 2026.

Pada pelaksanaan sebelumnya, Dinkesda telah memberikan imunisasi campak dan rubela (MR) kepada siswa kelas 1 SD. Selain itu, imunisasi human papillomavirus (HPV) juga diberikan kepada siswi kelas 5 SD sebagai upaya mencegah kanker serviks.

Melalui rangkaian BIAS tersebut, pemerintah daerah berupaya memperkuat perlindungan kesehatan anak usia sekolah dari berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.

“BIAS merupakan upaya pemerintah memberikan perlindungan kesehatan kepada anak usia sekolah. Kami berharap seluruh sasaran dapat memperoleh imunisasi sesuai jadwal sehingga perlindungan terhadap penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi semakin optimal,” pungkas Edi.***(Adv/Ely/Dinkominfo)