BLORA, (blora-ekspres.com) – Sempat dicoret dari agenda kegiatan akibat kebijakan efisiensi anggaran, Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Blora 2026 akhirnya kembali digelar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mengalokasikan anggaran melalui APBD Perubahan 2026 untuk menyelenggarakan ajang tahunan tersebut.
Pemilihan Duta Wisata Blora 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15 November mendatang. Kegiatan ini kembali terlaksana setelah mendapat dukungan langsung dari Bupati Blora, Arief Rohman.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora, Yetti Romdhonah, mengatakan penyelenggaraan pemilihan Duta Wisata dinilai penting, tidak hanya untuk menjaring generasi muda yang memiliki potensi, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperkuat promosi pariwisata daerah.
“Sehubungan kegiatan ini didukung langsung oleh Bapak Bupati Blora Arief Rohman, akhirnya diadakan kembali dengan menggunakan anggaran perubahan APBD dengan nilai Rp100 juta sekian,” ujar Yetti melalui sambungan seluler, Minggu (01/11/2026).
Menurut Yetti, anggaran tersebut dialokasikan untuk memenuhi berbagai kebutuhan penyelenggaraan, termasuk hadiah bagi para pemenang yang nilainya mencapai sekitar Rp30 juta.
Yetti menjelaskan, para peserta yang terpilih nantinya tidak sekadar menyandang gelar Duta Wisata. Mereka memiliki tanggung jawab untuk menjadi representasi daerah dalam memperkenalkan berbagai potensi Kabupaten Blora kepada masyarakat luas.
“Anggaran tersebut untuk membiayai seluruh kebutuhan kegiatan, termasuk hadiah bagi para pemenang yang nilainya sekitar Rp30 juta. Duta Wisata harus menjadi promotor potensi Blora, mulai dari pariwisata, UMKM, budaya hingga kuliner khas daerah,” tegas Yetti.
Promosi tersebut mencakup destinasi wisata, produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kekayaan budaya, hingga kuliner khas Blora.
“Tugas utama Duta Wisata yaitu mempromosikan atau menjadi promotor wisata, UMKM, budaya maupun kuliner di Kabupaten Blora. Namanya sendiri saja Duta Wisata,” jelasnya.
Yetti menambahkan, selama ini para Duta Wisata Blora juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan sektor pariwisata. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan promosi sekaligus mengenalkan potensi daerah melalui peran aktif generasi muda.
“Para Duta Wisata selama ini juga kami libatkan dalam berbagai kegiatan pariwisata untuk membantu mempromosikan potensi Blora kepada masyarakat luas. Duta Wisata tidak hanya menjadi ikon daerah, tetapi juga harus aktif terlibat dalam promosi dan memperkenalkan potensi wisata Blora,” terang Yetti.
Dengan kembali digelarnya pemilihan tahun ini, lanjut Yetti, Dinporabudpar berharap para Duta Wisata terpilih mampu menjalankan peran sebagai mitra promosi pemerintah daerah. Mereka diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga berkontribusi memperkenalkan daya tarik wisata, produk lokal, dan kekayaan budaya Blora secara lebih luas.
“Harapan kami, Duta Wisata terpilih tidak hanya tampil dalam kegiatan seremonial, tetapi juga aktif mempromosikan wisata, UMKM, dan budaya Blora kepada masyarakat luas,” pungkas Yetti. ***(Adv/Ely/Dinkominfo)











