Pekan Depan, SMA dan SMK di Blora Siap Terapkan Ujian Berbasis Android

BLORA. (blora-ekspres.com) – Meski diintruksikan aktifitas belajar mengajar di sekolah dilakukan secara jarak jauh selama 14 hari. Kebijakan itu diambil seiring perkembangan wabah virus korona baru di Indonesia.

Namun, sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Blora, Jawa Tengah akan menerapkan ujian sekolah secara daring atau online mulai pekan depan.

Kepala SMAN 1 Blora, Slamet Joko Waluyo melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1 Blora Sulistiyono mengungkapkan dalam konsep ujian sekolahnya, para siswa mengerjakan materi tes di rumah masing-masing dengan cara mengakses web sekolah, kemudian memasukkan nomor induk dan password.

”Sudah kami instruksikan kepada wali kelas, bagi anak yang jaringannya kurang bagus bisa berpindah lokasi yang tak jauh dari rumahnya dengan jaringan lebih baik,” kata Sulitiyono kepada media ini beberapa waktu lalu.

Sulistyono menyatakan setiap siswa soalnya berbeda-beda sehingga dimungkinkan tidak ada siswa yang menyontek.

“Ini untuk meminimalisir kemungkinan siswa googling atau membuka buku. Jumlah soal akan disesuaikan dengan waktu yang disediakan,” jelasnya.

Waktu pengerjaannya, lanjut Sulistyono, setiap pelajaran 120 menit atau dua jam.

“Kita sesuaikan saja, seperti soal Matematika, kemudian soal Sosial Budaya berapa,” terang dia.

Ia juga mengeklaim, setiap wali kelas juga telah memantau aktivitas para siswanya yang sedang mengerjakan melalui aplikasi berbasis android tersebut sehingga aktivitas siswa benar-benar dapat terpantau.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Blora Bambang Winarso saat dihubungi lewat Whatsapp menyatakan, pihaknya juga tengah menyiapkan ujian sekolah berbasis daring yang akan dilakukan pekan depan.

Walaupun ada beberapa siswa yang belum memiliki ponsel pintar Android, skan difasilitasi sekolah dengan memberikan pinjamanan berupa tablet untuk mengerjakan soal ujian.

“Bagi siswa yang belum memiliki android akan kita fasilitasi berupa tablet. Tadi ada sekitar 15 siswa yang tidak memiliki. Namun, informasi terakhir hanya 3 siswa,” katanya.

Hal senada dikatakan Kepala SMK Katolik Santo Pius Blora, Hendro Cahyono. Saat dihubungi media ini melalui sambungan Whatsapp pihaknya menyampaikan telah melakukan persiapan teknis maupun nonteknis menjelang ujian nasional.

Persiapan teknis meliputi penguatan koordinasi dan sosialisask dengan para guru maupun siswa.

“Persiapan teknis dan konten sudah dilakukan. Persiapan teknis dilakukan agar siswa tidak kaget saat melaksanakan ujian,” ujarnya.

Menurut Hendro, suasana ujian nasional tahun ajaran 2019/2020 akan sangat berbeda. Karena ujian nasional tahun ini dilaksanakan di tengah merebaknya virus corona. Meski demikian, Hendro berharap, ujian nasional berjalan lancar.

Salah seorang siswa SMAN 1 Blora, Khusnul, mengatakan, pada Jumat (20/03/2020) pihak sekolah telah melakukan uji coba ujian sekolah daring bagi siswa kelas XII.

“Sudah diuji coba dengan mengerjakan beberapa soal ujian, linknya lancar. Semoga saat ujian nanti jaringannya juga lancar,” kata Khusnul.

Meski SMA dan SMK di Blora bakal menerapkan ujian online, namun untuk SMP dan SD masih menunggu instruksi berikutnya terkait Covid-19, sebab sesuai dengan jadwal, ujian sekolah baru akan dilakukan pada awal bulan depan.

”Untuk SMP ujian sekolahnya masih awal April, dan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) masih 20 April. Masih menunggu instruksi berikutnya seperti apa. Kalau libur diperpanjang, kami nanti akan siapkan seperti apa,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Blora Hendi Purnomo.***(Red/Ely/Tim)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.