Scroll untuk baca artikel
Example 300x600
Example floating
Example floating
Example floating
Pendidikan

PPDB Tak Capai Target, Guru di SMPN di Blora Terpaksa Harus Pindah Mengajar

×

PPDB Tak Capai Target, Guru di SMPN di Blora Terpaksa Harus Pindah Mengajar

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Imbas dari Penerapan Sistem Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) oleh Pemerintah, membuat sejumlah sekolah Negeri tak tercapainya jumlah siswa yang mendaftar saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Sejumlah guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) terpaksa harus mengajar di sekolah lain.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Tunjungan tahun ini, hanya mendapatkan 60 siswa. Dibandingkan tahun lalu merosot. Kalau tahun lalu bisa mendapat 75 siswa (tiga Rumble).

“Kalau tahun lalu kita dapat 75 siswa, tahun ini hanya 60 siswa. Kalau saya tidak menyalahkan sistem zonasi, mungkin masyarakat kurang memahami,” ucap Kepala SMPN 3 Tunjungan, Amin Mudi Utomo saat ditemui di lokasi (Senin, 13/7/2020)

Dengan jumlah siswa yang sedikit ini, lanjut Amin, Ada tiga guru yang sudah sertifikasi terpaksa harus pindah dari sekolah. Ini karena jam mengajar di sekolah induk mereka menjadi kurang.

“Untuk guru yang sudah sertifikasi, harusnya jam mengajar di sekolah induk 18 jam, karena muridnya hanya sedikit, tiga guru sertifikasi kami terpaksa pindah,” imbuhnya.

Saat ini 60 siswa kelas VII mulai masuk, yakni memasuki Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama tiga hari.

Sebelum masuk mereka di cek suhu dengan thermogun dan wajib pakai masker. Walaupun ada sebagian yang lupa pakai masker dan diminta pakai masker.

“Ini yang masuk siswa kelas VII untuk MPLS, karena jumlahnnya hanya 60 hari ini masuk bareng tapi tetap menerapkan protokoler kesehatan. Ini untuk memberi intruksi untuk panduan belajar secara daring/online,” paparnya.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Blora Hendi Purnomo saat di konfirmasi melalui Whatsapp membenarkan hal tersebut. Untuk kelas VIII dan IX masih belajar secara daring. Dan untuk siswa baru MPLS.

“Ya, memang untuk kelas VII saat ini MPLS, dengan protokoler kesehatan. Selanjutnya nanti belajar dirumah secara daring seperti kelas VIII dan IX,” Jelas Hendi Purnomo.***(Red/Ely)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *