Berita

Jemput Bola, Pemkab Blora Targetkan Dana Bencana Cair 2027

×

Jemput Bola, Pemkab Blora Targetkan Dana Bencana Cair 2027

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, (blora-ekspres.com) – Pemerintah Kabupaten Blora bergerak cepat mengawal usulan bantuan penanggulangan bencana kepada pemerintah pusat. Wakil Bupati sekaligus Pelaksana Harian (Plh) Bupati Blora, Sri Setyorini mendatangi Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Selasa (29/09/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Blora memastikan perkembangan usulan bantuan bencana yang sebelumnya telah diajukan kepada pemerintah pusat. Budhe Rini, sapaan akrab Wakil Bupati Blora datang bersama Wakil Ketua DPRD Blora dan Sekretaris BPBD Kabupaten Blora. Rombongan diterima Direktur Rehabilitasi dan Rekonstruksi Perumahan BNPB, Brigjen TNI Mochamad Arief Hidayat.

Pertemuan tersebut tidak hanya membahas penanganan bencana, tetapi juga menyangkut kepastian tindak lanjut usulan anggaran bantuan bencana yang diajukan Pemkab Blora.

Budhe Rini mengatakan, kedatangannya ke BNPB merupakan bagian dari koordinasi langsung dengan pemerintah pusat untuk memastikan penanganan bencana di Blora mendapat dukungan yang diperlukan.

“Hari ini kami bersilaturahmi ke BNPB dan diterima langsung oleh Pak Direktur Rehabilitasi dan Rekonstruksi Perumahan. Kami melakukan koordinasi terkait anggaran bencana alam tahun 2025,” ujar Budhe Rini.

Dari hasil pertemuan tersebut, Pemkab Blora memperoleh informasi bahwa usulan dana bantuan bencana yang sebelumnya diajukan ditargetkan dapat diselesaikan pada awal 2027.

“InsyaAllah dari kunjungan ini, kami mendapat kabar bahwa dana bantuan bencana alam yang kita ajukan waktu itu akan diselesaikan pada awal tahun 2027,” imbuh Budhe Rini.

Selain mengawal usulan anggaran, Pemkab Blora juga membawa persoalan kerusakan fasilitas umum dan infrastruktur akibat bencana. Pemerintah daerah berharap kebutuhan rehabilitasi tersebut mendapat dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat melalui APBN.

Budhe Rini mengatakan, kerusakan infrastruktur menjadi salah satu hal yang turut dibahas dalam pertemuan dengan jajaran BNPB.

“Kami tadi juga berkoordinasi dengan Pak Direktur mengenai kerusakan infrastruktur akibat bencana alam. Harapan kami, perbaikan tersebut bisa dibantu melalui anggaran pemerintah pusat,” tutur Budhe Rini.

Dengan adanya dukungan pemerintah pusat, Pemkab Blora berharap proses pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana dapat dilakukan secara lebih optimal. Karena itu, komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat akan terus diperkuat.

Budhe Rini juga berharap sinergi tersebut tidak berhenti pada pertemuan kali ini, tetapi berlanjut dalam proses penanganan dan pemulihan dampak bencana di Blora.

Direktur Rehabilitasi dan Rekonstruksi Perumahan BNPB, Brigjen TNI Mochamad Arief Hidayat, menyambut baik kunjungan jajaran Pemkab Blora.

Menurut Arief, pertemuan langsung antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat penting untuk menyamakan pemahaman mengenai kondisi bencana, kebutuhan daerah, serta usulan penanganan yang diajukan.

“Terima kasih atas kunjungan dari Pemkab Blora. Tentunya kunjungan ini bisa saling memahami kondisi satu sama lain,” ungkap Arief.

Ia menegaskan, koordinasi tatap muka juga diperlukan untuk memastikan data dan dokumen yang diajukan pemerintah daerah dapat diverifikasi dengan baik di tingkat pusat.***